Berikut Penjelasan MNC Land, Soal Kericuhan Pemindahan Makam Warga   

 

B-CHANNEL, CIGOMBONG – Terkait pemindahan pemakaman yang berujung pada kericuhan antara pihak MNC Land dan warga Kampung Ciletuh Hilir, Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong beberapa hari lalu, pihak MNC akan mengambil langkah tegas melalui proses hukum.

“Ya, kami akan mengambil langkah hukum sebab ini ada unsur propokasi. Tapi, sebelumnya kami akan panggil BPN terlebih dahulu untuk menjelaskan status sertifikat HGB 3 dan menjelaskannya lagi kepada muspika untuk dijelaskan kembali ke masyarakat dan jika masih ngotot maka akan kami polreskan dengan tuntutan penyerobotan tanah, “kata Humas MNC Lido, Azwar kepada wartawan, (08/06/18).

Keributan yang terjadi, kata Azwar, sebenarnya ada persepsi yang keliru dari 6 orang yang mengatakan sebagai ahli waris makam. Padahal, mereka hanya penggarap tanah yang sudah dikasih biaya kerohiman sebesar 60 ribu satu meternya dan 150 ribu untuk dua meter.

“Jadi, memang ada persepsi hukum kepemilikan atas tanah makam keramat itu yang salah oleh masyarakat sehingga informasnya belum utuh ke masyarakat. Termasuk investor MNC belum memberikan sosialisasi penuh karena yang kita harapkan BPN yang turun untuk menjelaskannya, “katanya.

Ia menjelaskan, kalau melihat sejarah tanah lido hampir 70 persen tanahnya berupa HGB PT XI. Kemudian tahun 1990 ada pelelangan kepada sejumlah swasta seperti PT PSS, Loji Kalpataru, Rejosari Wangi, SPN Polda Metro, Depkes, Kapling SMPN dan SMA Cigombong. Sedangkan tanah kuburan tidak termasuk, tapi pernah dimohonkan ke PTP XI seluas dua ribu meter.

“Intinya, gugatan peninggalan eks tanah PTP waktu itu dari PT yang lama belum beres sehingga urusannya masuk ke MNC. Jadi semua blok tanah makam yang ditanah PTP yang dipakai masyarakat dilepas ke swasta termasuk yang di Ciletuh. Dan dalam peta kampungnya pun dipertanyakan ada ga makam, cek juga leter c desanya, “tegasnya.

 

 

Reporter/Foto ; Agus Sudrajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: