Blusukan, Ingrid Kansil Serap Aspirasi Warga Cigombong 

B-CHANNEL, CIGOMBONG – Kunjungan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor, Ingrid Kansil melakukan kunjungan ke wilayah Cigombong, Bogor. Kunjungannya ini, dalam rangka menyambangi dan menyapa masyarakat sekaligus tentunya juga untuk mendalami permasalahan yang ada di Kabupaten Bogor.

“Selain itu, saya juga ingin mendapatkan masukan, sekiranya apa yang diharapkan masyarakat, khusunya terkait dengan sarana dan prasarana umum. Sebelumnya juga saya telah mendatangi beberapa desa serta kecamatan yang sekalian melakukan sosialisasi untuk dicatat apa yang menjadi keluhan masyarakat antara plus minusnya “kata Ingrid, Minggu (10/2/2018).

Ia menjelaskan, dari catatan bagus yang ditemuinya selama ini mengenai Pemerintahan Desa dalam hal pelaksanaan Bumdes, banyak yang sudah berjalan, salah satunya Desa Tugu Jaya. Dimana, 30 persen dari Dana Desa di alokasikan kepada Pemberdayaan Masyarakat.

“Makanya, saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Desa Tugu jaya ini dan mudah-mudahan bisa dicontoh oleh desa-desa lain. Karena saya dengar masih puluhan desa yang belum membentuk bumdes. Jadi, saya mengharapkan bisa dibentuk bumdesnya supaya dalam hal pemberdayaan masyarakat bisa terkordinir dengan baik, “ujarnya

Terkait soal pengusaha busana muslim, Ingrid mengatakan, usahanya ini sudah berjalan tiga tahun dan sudah tersebar di 34 provinsi di 340 kota serta kabupaten hingga tingkat kecamatan dan pedesaan. Bahkan, mendapat animo positif dari masyarakat. Apalagi, bertujuan untuk memberdayakan umat khususnya kaum muslimah.

“Kenapa saya buat struktur organisasi ini sampai ke tingkat pedesaan, sebab berdasarkan obserfasi tulang punggung ujung tombak pembangunan itu ada didesa. Jadi yang harus digerakan adalah dimulai dari pembangunan desa itu sendiri. Mengingat, sudah banyak saya lihat contoh desa yang berhasil dan yang belum berhasil dalam memberdayakan masyarakat, “ucapnya.

Pemberdayaan Masyarakat yang belum berhasil, sambung Ingrid, misalnya angka pengangguran yang masih tinggi di desa tersebut. Kemudian adanya pabrik-pabrik yang menggunakan lahan-lahan masyarakat. Sedangkan, masyarakat itu sendiri masih banyak mengalami kekurangan.

“Dari persoalan ini, saya masih lihat adanya giji buruk dan hydrosipalus. Ini kan sangat memprihatinkan dan hal ini pulalah yang saya cermati. Oleh sebabnya, insya Allah kalau saya dengan dengan pak Jaro Ade di amanahkan untuk memimpin Kabupaten Bogor, tentunya hal-hal yang diserap ini menjadi PR tersendiri bagi saya untuk diberikan solusi bukan sembarang solusi tapi solusi yang inopatif, “tutup Ingrid.

 

Reporter/Foto : Agus sudrajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: