Cawalkot Edgar Siap Optimalkan Kewenangannya Untuk Masyarakat

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Calon Wali Kota Bogor nomor urut dua, Edgar Suratman melakukan silaturahmi dadakan ke Kampung Kebon Pedes RW 10, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (20/2/18). Diawali dengan mengunjungi salah satu rumah warga yang keadaan rumahnya tidak layak huni, kedatangan calon F1 itu, langsung disambut hangat oleh warga sekitar dan banyak memberikan aspirasi serta keluhan-keluhannya.

Menurut Edgar, semua aspirasi dan keluhan warga seperti RTLH, sarana transportasi penghubung, peribadatan dan sebagainya, semestinya di respon oleh semua pihak tanpa terkecuali dan tentunya sesuai kemampuan. Harus disikapi baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

“Mudah-mudahan ketika saya mendapat amanah dari warga, itu semua bisa dioptimalkan kewenangannya untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Edgar kepada bogorchannel.co.id.

Kebutuhan masyarakat terutama yang berada dipinggiran kota, sambung Edgar, itu harus benar-benar menjadi prioritas, karena tugas pemerintah adalah mengayomi, melayani dan melindungi supaya masyarakat merasa nyaman, tidak dalam bahaya, tenang dan sebagainya.

“Bagi saya ini prioritas, karena jika dibiarkan dan berdampak musibah ke masyarakat, tentunya itu salah. Oleh karena itu, harus benar-benar disikapi dan saya yakin terkait dengan anggarannya itu tidak terlalu besar dan masih bisa dimungkinkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edgar menambahkan, siapapun yang terpilih menjadi Wali Kota, itu harus lebih peka, perhatian, dan lebih maksimal menyikapi dan mengatasi berbagai masalah yang ada di masyarakat. Pembangunan harus benar-benar yang tidak menimbulkan dampak yang buruk terhadap masyarakat.

Sesuai dengan komitmen kampanye damai yang menumbuhkan simpati, tidak melakukan politik uang, itu harus menjadi komitmen dan integritas semua pihak antara paslon dengan relawan, jangan sampai dicemari dengan noda-noda yang tidak memberikan kecerdasan, kesehatan bagi berdemokrasi politik yang sehat.

“Mudah-mudahan ini bisa diimplementasikan dilapangan, tidak hanya sekadar ada seremonial kampanye damai tanpa politik uang, tetapi prakteknya dilapangan harus dijaga masing-masing agar tetap berjalan kondusif,” tandasnya.

 

Reporter/Foto: M. Taufik Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: