Dirikan PJAAI, STS: Ini Bukan Misi Politik, Tapi Untuk Perlindungan Anak

B-CHANNEL, KEMANG – Advokat senior sekaligus Sekjen Peradi, Sugeng Teguh Santoso (STS) mengumumkan berdirinya Pusat Jaringan Advokasi Anak Indonesia (PJAAI). Hal tersebut disampaikan dalam konferensi press yang di gelar di Joglo Keadilan, Jalan Parakan Salak No. 1 RT 04/07, Desa Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/09/17).

Sugeng menuturkan, pendirian PJAAI ini berangkat dari keprihatinan dirinya terhadap banyaknya kasus-kasus yang dialami anak-anak di Kota Bogor, mulai dari kasus bullying, pencabulan hingga pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pendirian PJAAI ini dikatakan Sugeng, bukan sebagai politisasi dan semua yang bergabung di sini adalah aktivis lintas partai non partisan.

“PJAAI tidak bisa di klaim sebagian aliran partai tertentu, karena tidak membawa misi politik, dan ini sepenuhnya untuk memenuhi hak-hak serta untuk perlindungan anak,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut, sejumlah perwakilan elemen masyarakat, aktivis, sosial, budaya, hukum dan ormas diantaranya; Kemal Salim, Roy Sianipar, Syaiful Afriady, Syaiful Anam, Syamsul Anam, Sekar Hapsari Martodiharjo, DR .Kun Achdiat, Eko Octa, Feri Batubara, Bagus Blacknight, Ade Hilmansyah, Shane Hasibuan, Abah Sahbandar, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Tujuan didirikannya PJAAI ini sendiri adalah untuk menjamin hak-hak dan pelindungan anak Indonesia.

 

Reporter: M. Taufik Hidayat
Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: