Ini Arti dan Pesan, Mengapa Ketupat Selalu Ada Saat Lebaran?

Reporter/Foto: Andi M Ridwan

B-CHANNEL – Dalam perayaan hari raya Idul Fitri, pastinya tidak lepas dari kehadiran ketupat sebagai ikon hidangan khas lebaran ummat islam. Meski sudah umum, namun masih banyak orang yang belum mengetahui asal mula kehadiran ketupat sebagai hidangan khas lebaran. Sebagaimana dilansir dari laman karyacerdas.wordpress.com, awal kali ketupat diperkenalkan yakni pada masa Kanjeng Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan dua kali Bakda yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah lebaran. Pada hari yang disebut Bakda Kupat tersebut, di tanah Jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyam ketupat dari daun kelapa muda. Setelah selesai dianyam, ketupat diisi dengan beras kemudian dimasak. Ketupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, sebagai lambang kebersamaan.

picsart_06-13-10-49-55

Arti Kata Ketupat
Dalam filosofi Jawa, ketupat (kupat) lebaran menurut cerita adalah simbolisasi ungkapan dari bahasa Jawa, Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku Lepat artinya mengakui kesalahan dan Laku Papat artinya empat tindakan. Ungkapan tersebut digunakan oleh Sunan Kalijaga dalam mensyiarkan ajaran Islam di Pulau Jawa yang pada waktu itu masih banyak yang menyakini kesakralan kupat.

Ngaku Lepat
Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang Jawa. Prosesi sungkeman yakni bersimpuh di hadapan orang tua seraya memohon ampun, dan ini masih membudaya hingga kini. Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain, khusunya orang tua.

Laku Papat
Laku papat artinya empat tindakan dalam perayaan Lebaran. Empat tindakan tersebut adalah:
1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.

1. Lebaran
Lebaran bermakna usai, menandakan berakhirnya waktu puasa. Berasal dari kata lebar yang artinya pintu ampunan telah terbuka lebar.

2. Luberan
Bermakna meluber atau melimpah. Sebagai simbol ajaran bersedekah untuk kaum miskin. Pengeluaran zakat fitrah menjelang lebaran pun selain menjadi ritual yang wajib dilakukan umat Islam, juga menjadi wujud kepedulian kepada sesama manusia.

3. Leburan
Maknanya adalah habis dan melebur. Maksudnya pada momen lebaran, dosa dan kesalahan kita akan melebur habis karena setiap umat Islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

4. Laburan
Berasal dari kata labur atau kapur. Kapur adalah zat yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding. Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batin satu sama lain.

Nah, itulah arti dan pesan yang terkandung dari ketupat. Betapa besar peran para Wali dalam memperkenalkan agama Islam dengan menumbuhkembangkan tradisi budaya sekitar, seperti tradisi lebaran dan hidangan ketupat yang telah menjadi tradisi dan budaya hingga saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: