Komitmen RZ, Warga Kota Bogor Tidak Akan Dipersulit Saat Berobat

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Kepedulian pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin terhadap masyarakat di Kota Bogor tak perlu lagi diragukan. Tidak hanya bagi kalangan di pusat kota, melainkan masyarakat di pinggiran menjadi keprihatinan pasangan nomor urut satu.

Melalui kegiatan safari politik, paslon yang diusung oleh tiga partai besar PKS,PPP dan Gerindra membuka kegiatan sosial pemeriksaan kesehatan geratis. Kegiatan diadakan dirumag warga setempat di Perumahan Kenari Blok. B, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (14/03/18)

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan USG, Payudara, IVA dan tensi darah tersebut langsung menjadi perhatian warga. Terlihat ratusan warga sangat berantusias berdatangan ingin melakukan pemeriksaan kesehatannya.

“Saya senang dengan adanya pemeriksaan gratis ini, karena memang jarang ada juga. Terlebih bisa bertemu calon Wali dan Wakil Wali Kota Bogor, mudah-mudahan beliau bisa terpilih dan sukses untuk membawa perubahan bagi Kota Bogor mendatang, menjadi pemimpin yang amanah serta tidak melupakan rakyatnya,” ucap salah satu warga, Lasmini (36).

Kota Bogor ini, sambung Lasmini, memang membutuhkan pemimpin seperti pasangan RZ, yang siap turun langsung ke wilayah dan menemui warganya. Apalagi sangat memperhatikan serta peduli dengan kesehatan warganya.

“Pemimpin seperti ini yang warga harapkan, mudah-mudahan setelah terpilih pemeriksaan kesehatan seperti ini bisa terus berlanjut,” harap Lasmini.

Disela kegiatan, Cawalkot Bogor Achmad Ru’yat mengatakan, selama kampanye dirinya banyak melihat kondisi masyarakat Kota Bogor banyak yang sakit tetapi tidak terlayani atau difasilitasi kesehatannya. Hal ini tentu harus menjadi perhatian dan dibuat program kesehatan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, supaya APBD Kota Bogor bisa dirasakan oleh masyarakat terutama di bidang kesehatan.

“Dari keseluruhan jumlah masyarakat Kota Bogor yang mencapai seribu orang lebih, ada sekitar hampir 300 ribu masyarakat yang belum terfasilitasi kesehatan baik itu melalui KIS maupun BPJS. Jadi Insha Allah, dimasa kepemimpinan kami, persoalan kesehatan akan menjadi perhatian dan program prioritas bagi masyarakat Kota Bogor,” kata Ru’yat.

Senada dengan Ru’yat, Wakilnya, Zaenul Mutaqin yang turut mendampingi menambahkan, dalam hal ini Pemkot Bogor tentu harus menyikapi dengan memberikan pelayanan, karena dari mereka kebanyakan orang yang tidak mampu.

“Jika kami terpilih dan mendapat amanah menjadi pemimpin di Kota Bogor mendatang, Insha Allah kami akan membuat program semacam jaminan kesehatan daerah, agar prosedur pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu itu tidak dipersulit atau dibelit-belit. Jadi nanti masyarakat hanya dengan menyertakan SKTM harus dilayani terutama di rumah sakit milik pemerintah atau RSUD,” tandas Zaenul.

 

 

Release

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: