KPU Kenalkan AJIP si Mesin Informasi Pemilu dan Pemilih E-Voting

Reporter/Foto : Herry Priyatna

 

B-CHANNEL– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, melakukan terobosan baru dengan memperkenalkan E-Voting yang diberi nama Anjungan Informasi Pemilu (Ajip). Namun, Ajip ini tidak hanya sebagai alat penyimpanan data informasi tentang pemilu saja, tetapi juga sebagai alat untuk pemilihan calon ketua atau kepala daerah melalui sistem e- Voting atau online.

Alat terbaru ini, dilengkapi dengan sistem touchscreen (sentuh) dan register, sehingga pengoperasiannya cukup mudah, yakni cukup disentuh nomor dan gambar yang ada didalam monitor. Setelah nomor calon disentuh dan sukses, maka secara otomatis nomor tersebut akan keluar melalui alat register.

Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna, mengatakan, mesin Ajip ini belum bisa dioperasikan secara umum. Artinya, pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 nanti, mesin ini belum bisa digunakan, karena jumlah unitnya masih terbatas, yakni baru ada dua unit. Sehingga, pelaksanaannya masih dilakukan secara manual.

“Mesin ini merupakan terobosan terbaru KPU, yang berfungsi untuk penyimpanan data Pemilu dan pemilihan secara e-Voting. Mesin berbasis teknologi ini juga sudah dicoba pada saat pemilihan ketua OSIS di beberapa sekolah pada 2016 kemarin. Namun, untuk Pilkada atau Pilwalkot sepertinya belum bisa digunakan karena baru ada dua unit,” kata Undang sambil mempraktekan mesin Ajip, di Kantor KPU Kota Bogor, Senin (23/1/2017).

Ia menjelaskan, untuk Pilwalkot nanti jumlah TPS yang dibutuhkan itu diperkirakan sekitar 1.785 tempat, dengan kapasitas dua kotak pemungutan suara di masing-masing TPS. Sedangkan, jumlah Ajip yang ada baru dua unit, sehingga kemungkinan besar alat ini belum bisa digunakan, mengingat jumlah kotak dan bilik pemungutan suara, membutuhkan jumlah banyak.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini Ajip hanya disimpan di Kantor KPU. Tujuannya, sebagai sarana informasi publik tentang pemilu. Artinya, bagi warga yang ingin mengetahui data pemilu, bisa datang ke sini untuk mengaksesnya, sebab didalamnya tersimpan data-data Pilwalkot dari 2004 hingga 2014, terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: