Kunjungi JakCloth 2018, Bima Arya Siap Pacu Industri Kreatif Anak Muda Bogor

B-CHANNEL,KOTA BOGOR– Calon Walikota Bogor petahana, Bima Arya Sugiarto berkomitmen akan terus memacu pertumbuhan industri kreatif lokal, sekaligus meningkatkan daya saing dan produktivitasnya. Hal itu diungkapkan Bima Arya usai mengunjungi pameran produk fashion kawula muda bertajuk JakCloth 2018 di area parkir Brajamustika, Cilendek, Kota Bogor, Kamis (31/05/18) malam.

Datang bersama sang istri Yane Ardian serta kedua anaknya Kinaura Maisha dan Kenatra Mahesha, Bima Arya menyatakan industri fashion merupakan ujung rantai dari industri tekstil yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Selain itu, industri fashion berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Mengingat besarnya peran tersebut, maka kami terus melakukan berbagai upaya strategis untuk pengembangan industri fashion lokal ini,” ungkap Bima Arya.

Nantinya, lanjut dia, Pemerintah Kota Bogor akan melakukan pemetaan dan pendataan potensi industri kreatif clothing yang digawangi para kawula muda itu.

“Apa yang bisa dilakukan oleh pemkot, apa yang bisa difasilitasi terkait dengan skill, permodalan, akses pasar, pameran. Terlebih dulu akan dilakukan pemetaan dulu dan mendengar keinginan dari para pelaku industri ini,” jelas pria kelahiran Bogor, 17 Desember 1972 ini.

Sebagai sektor padat karya, katanya, industri fashion juga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kreativitas UKM fashion dan desainer lokal agar mampu bersaing di pasar domestik dan global.

“Sektor ekonomi kreatif tidak akan ada surutnya, selama orang-orang yang bergelut di dalamnya terus mau mengeksplorasi karya baru. Saya kaget ketika tadi berbincang dengan penyelenggara acara JakCloth ini, perputaran uangnya bisa mencapai Rp2,5 miliar. Tentunya ini sangat potensial,” beber dia.

Bima juga mengajak warga Bogor untuk selalu mencintai sembari membeli produk-produk buatan lokal atau dalam negeri. Dengan membeli produk dalam negeri, katanya, maka secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan para produsen lokal atau bangsa sendiri.

Ia juga dan keluarganya tampak membeli sejumlah produk UMKM fashion lokal, seperti baju, topi dan aksesoris lainnya. Bahkan, sang anak Kenatra Mahesha terlihat bangga menggunakan produk lokal garapan anak muda Bogor itu.

Di tempat yang sama, Penanggung Jawab JakCloth Bogor 2018, Rusharnindia Ariawardana, membenarkan jika perputaran uang dalam sekali pameran bisa mencapai Rp2,5 miliar.

“Ada 90 UMKM produk fashion lokal yang ikut ambil bagian dalam pameran kali ini dari 29 Mei hingga 3 Juni 2018,” kata pria yang akrab di sapa Dul itu.

Dul menambahkan, event tersebut digelar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk produk fashion dalam menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Panitia pun tidak membanderol tiket masuk alias gratis.

“Kami sangat bangga kedatangan tokoh muda di JakCloth Bogor ini. Kami berharap diberikan kesempatan dan peluang seluas-luasnya oleh pemerintah supaya anak muda bisa berkreasi maksimal. Potensinya industri ini bagus. Kami tidak kalah dengan brand luar, baik secara tampilan dan kualitas,” pungkasnya.(*)

 

 

Tim Media Badra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: