Lapis Bogor Sangkuriang Luncurkan Varian Baru Rasa Pisang Coklat

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Lapis Bogor Sangkuriang (LBS) tak pernah berhenti berinovasi. Setelah meluncurkan enam varian rasa dan mendapat apresiasi dari masyarakat Bogor, kini LBS kembali memperkenalkan varian baru Lapis talas rasa pisang coklat. Peluncuran varian pisang coklat dari brand lokal ternama ini, ditandai dengan memakan kue lapis talas pisang coklat secara bersama-sama stakeholder yang diundang. Selain acara melaunching va­rian terbarunya, digelar pula berbagai acara dan hiburan menarik seperti lomba food stylish dari ibu-ibu PKK, lomba foto dan video produk yang sudah di plat­ting dan lomba selfie produk.

General Manager Lapis Bogor Sang­kuriang, Syafei mengatakan, Terciptanya varian pisang coklat ini, berawal dari permintaan masyarakat. LBS pun selama satu tahun melakukan eksperimen demi mendapatkan cita rasa yang sesuai dengan memakai pisang terbaik dari petani-petani di Bogor. Hal ini membuat LBS optimis dengan hadirnya kombinasi Pisang Coklat tidak hanya menjadi konsumsi harian namun juga bisa untuk hotel berbintang.

“Lapis talas ini benar-benar memakai pisang asli dan harganya sangat kompetitif hanya Rp 29 ribu. Kami harap varian ini bisa menjadi pionir untuk olahan makanan berbahan talas yang diterima warga dan wisatawan seperti varian lainnya,” ujar Syafei usai launching di salah satu Mall di Kota Bogor, Sabtu (23/12/2017).

Ia menambahkan, bagi ma­syarakat yang belum mendapatkan promo buy 1 get 1 free di Botani Square, masyarakat juga bisa datang langsung ke store resmi lapis Bogor Sangkuri­ang, setelah launching promo ini dibuka juga di store resminya mulai jam 15.00 (sesi pertama) dan jam 18.00 (sesi kedua). Promo ini terbatas hanya 1000 orang pertama di Botani Square dan di store sendiri terbatas mengik­uti ketersediaan stok promo.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Yane Ardian mengatakan, melihat LBS menggunakan pisang lokal sebagai bahan utamanya, ia ikut tertarik membudidayakan pisang di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Bogor bersama dengan PKK Pokja tiga yang juga fokus pada ketahanan pangan keluarga dan lingkungan. “LBS bisa menjadi sarana memajukan perempuan di Kota Bogor agar lebih sejahtera lagi,” terangnya.

Sementara itu, Wali kota bogor Bima Arya mengatakan, lapis talas pisang coklat ini diharapkan menjadi tren mark baru yang dicari warga Bogor dan wisatawan. Pasalnya prospek kuliner di Bogor sangat luar biasa terutama saat akhir pekan dengan jumlah wisatawan hampir 400 ribu orang dan rata-rata semuanya mencari kuliner.

“Saya ingin semua kuliner punya keterkaitan dengan unsur lokal seperti talas yang dimodifikasi dengam bahan pisang lokal. Apalagi dengan aspek packaging dan promosi yang dapat diterima pasar dan mengedepankan rasanya untuk dapat masuk ke hotel-hotel,” pungkasnya.

 

Reporter/Foto: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: