Maju Cawapres, Cak Imin: Atas Perintah Para Kyai

B-CHANNEL, CIGOMBONG – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa alasan maju sebagai calon wakil Presiden untuk mendampingi Joko Widodo di Pemilihan Presiden (pilpres) 2019 mendatang karena memiliki pengalaman perjuangan bersama Gusdur yang telah melahirkan demokrasi, sehingga reformasi bisa terwujud sampai hari ini. Selain permintaan para Ulama dan Kiyai.

“Berbagai kemajuan reformasi sudah terwujud, buktinya 20 persen anggaran dialokasikan pada pendidikan, orientasi kelautan, pembangunan desa dan adanya kebebasan berpendapat, berserikat serta berkumpul. Nah, ini berkat reformasi, “kata Muhaimin disela kegiatan Safari Cinta Ramadhan Cak Imin untuk Indonesia di Yasina Cigombong, Kamis (07/06/18).

Menurt Cak Imin, saat ini dibutuhkan kelanjutan untuk mengkonsolidasi kekuatan masyarakat menjadi potensi pembangunan. Dimana, kekuatan islam atau gerakan islam belum sepenuhnya menjadi penggerak dan potensi pembangunan nasional. Terlebih, kontribusinya masih farsial bahkan cenderung menarik suasana politik memanas yang tidak produktif

“Karena itu, kehadiran saya sebagai calon Cawapres mendampingi pak Jokowi untuk mendinginkandan menyamakan persefsi masyarakat, tentu dengan membawa percepatan pembangunan, “tegasnya.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini juga sudah mendirikan 13 ribu posko cinta di seluruh indonesia sebagai pusat kegiatan anak muda dalam penyerapan aspirasi, penggalian potensi dan komunikasi sosial politik.

“Termasuk 22 ribu posko join (Jokowi-Muhaimin) yang bakal menjadi kekuatan penggalangan suara dukungan serta menjadi sarana antar dan inter para pendukung, “tuturnya.

Soal memilih Jokowi, kata Muhaimin, semua atas perintah kyai-kyai yang ada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat diberbagai tempat keluarga besar ulama NU. Apalagi sampai hari ini calon yang dilihat paling menonjol baru Jokowi, sedangkan calon lain belum muncul.

“Makanya, saya terus bekerja bergerak untuk meraih menjadi wakil presiden. Kalaupun tidak tercapai bersama pak Jokowi ya tentu saya akan kembalikan lagi pada kyai-kyai dan ulama untuk melakukan musyawarah nasional, kita serahkan maunya gimana. Kan saya maju diperintah kyai berarti hasilnya juga nanti apa kyai, “tutup Muhaimin.

 

 

Reporter/Foto : Agus Sudrajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: