Mangkal Sembarangan, Muspida Panggil Management Transportasi Online

Reporter/foto : Herry Priyatna

 

B-CHANNEL– Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor, nampaknya sudah risi dengan prilaku driver ojek online yang selalu mangkal di pedestrian, shelter dan tempat-tempat umum lainnya. Maka itu, Muspida memanggil para management transportasi online untuk membahas kedisiplinan ojek online yang sering terjadi di lingkungan Kota Bogor.

Bukan hanya itu, dalam pertemuan tersebut Muspida Kota Bogor memperlihatkan langsung layar monitor CCTV yang terpasang diruang Rapat Paseban Punta, Balaikota Bogor. Pada CCTV itu, nampak terlihat para driver ojek online dan juga angkutan online (roda empat, red) sedang mangkal di bahu jalan.

img_20170315_153755

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, pertemuan ini intinya jajaran Pemerintah dan Muspida Kota Bogor, menyampaikan beberapa hal terkait kedisiplinan dan peraturan yang sering dilanggar para pengendara ojek online, seperti mangkal di sembarang tempat, terutama di pedestrian dan shelter.

“Kita paham, saat ini demam warga terhadap transportasi online itu tinggi. Hal itu, karena kondisi transportasi di Kota Bogor masih rendah kualitasnya. Dan kita juga tidak bisa melarang, karena mereka butuh. Jadi, konteks yang kita bahas ini bukanlah melarang, tapi membahas tentang pengaturan, seperti tata tertib lalulintas,” kata Bima usai lakukan pertemuan dengan management transportasi online, di ruang Paseban Punta, Rabu (15/3/2017).

Menurut Bima, hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi para pengusaha transportasi online. Sebab, jika dibiarkan maka akan mengganggu ketertiban lalu lintas. Bukan itu saja, pemandangan di pedestrian yang di bangun Pemkot itu pun jadi tidak enak dipandang, karena pedestrian bukanlah tempat untuk parkir kendaraan apalagi ojek online.

Hal itu pun, disambut baik para management tranportasi online, salah satunya Head Office Grabike Indonesia, Nanu. Menurut dia, apa yang disampaikan walikota dan jajarannya sangat baik dan ini menjadi bahan evaluasi bersama di management tranportasi online.

“Apa yang di sampaikan Pak Wali, tentu menjadi evaluasi kita sebagai penanggungjawab. Dan kita bawa ini ke management untuk dibahas bersama. Kita juga akan berikan teguran dan sanksi kepada Driver angkutan online (roda dua dan empat, red), jika mereka terbukti melanggar tata tertib lalulintas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: