Menyikapi Generasi Milenial, GP Ansor Kota Bogor Gelar Diskusi Formal 3

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor kembali menyelenggarakan diskusi Forum Malam (Formal) ketiga yang bertempat di gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Raya Pajajaran No.10, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (31/10/17) malam. Turut hadir dalam acara ini Tokoh Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan para undangan lainnya.

Berbeda dari sebelumnya, diskusi kali ini mengusung tema ‘Generasi Milenial dan Tantangan Kebangsaan’ dengan narasumber Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. Menurut Yaqut, tema yang didiskusikan ini berawal dari rasa khawatir dan kegelisahan GP Ansor, melihat situasi pemuda saat ini banyak menerima efek negatif akibat era globalisasi, terutama generasi yang lahir pada tahun 80an.

“Pemuda saat ini, khususnya di perkotaan bila dikatakan cerdas, memang generasi mereka itu cerdas, namun ada sisi lain yang kita khawatirkan yaitu akan timbulnya rasa egoisme, individualis dan sebagainya, karena mereka ini jauh dari dunia sosial di lingkungan sekitarnya,” ucap Yaqut.

Hal tersebut menjadi tantangan juga bagi bangsa ini karena itu akan menjadi masalah besar kedepannya bagi bangsa dan negara, sehingga rasa nasionalisme generasi saat ini terus tergerus. Agar semua itu tidak terjadi, maka harus dilakukan dari sekarang pembinaan-pembinaan terhadap pemuda pemudi dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, sambung Yaqut.

Sementara, Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat menuturkan, tujuan dari diskusi ini adalah mencari solusi untuk mengatasi generasi milenial saat ini. “Seperti yang sudah di paparkan oleh Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut, bahwa generasi milenial ini memang menjadi perhatian kami, sebagaimana kita harus mendidik dan membina mereka agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman, tentu yang positifnya kita ambil sedangkan yang negatifnya tidak,” kata Rachmat yang akrab disapa Rommy itu.

Lebih lanjut, Rommy menambahkan, generasi milenial saat ini harus memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap bangsa dan negara, karena kedepannya merekalah yang akan menjadi pemimpin bangsa ini.

“Jika tidak dilakukan dari sekarang, hal itu sangat berbahaya bisa menjadi ancaman bagi bangsa kita kedepan. Oleh karena itu, untuk mengatasinya kita akan melakukan pendekatan-pendekatan yang mengedukasi, mengajak melalui kegiatan dan program yang positif serta menyentuh diri mereka, sehingga akan timbul rasa nasionalisme yang tinggi dan sebagainya,” katanya.

 

Reporter/Foto: M. Taufik Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: