Meski Netral, PBB Akan Tentukan Dukungan Setelah Nomer Urut Diumumkan

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Satu dari tujuh partai politik yang tidak ikut dalam koalisi untuk Pilkada Kota Bogor 2018 adalah Partai Bulan Bintang (PBB). PBB tidak memberikan dukungan seluruh pasangan calon manapun termasuk calon petahana Bima Arya di Pilwalkot Bogor mendatang.

Menurut Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Dr. H. Malem Sambat Kaban, pada Pilwalkot ini, PBB akan netral, dan siapapun tidak diperkenankan dukung mendukung jika mengatasnamakan partai.

“Sesuai intruksi dan komando kepada jajaran, kader serta pengurus PBB di Kota Bogor, untuk tidak mendukung para pasangan calon. Kecuali atas nama hak pribadi masing-masing kader, “tegas Kaban.

“Semua harus fatsun dan tidak melangkah sendiri sendiri, karena nanti akhirnya partai juga akan bersikap memberikan dukungan. Kita akan memilih paslon yang terbaik, terutama yang bisa mengatasi berbagai permasalahan di Kota Bogor,”imbuhnya.

Mantan Menteri Kehutanan era Presiden SBY ini juga menyebut, seluruh paslon di Pilwalkot Bogor semua terbaik.

“Jadi nanti kita akan pilih orang terbaik dari yang ada. Tentu ini subjektif tapi nanti bisa menscore masing masing paslon,”kata Kaban ditemui dikediamannya Komplek Budi Agung, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (12/01/18).

Ketika komando dikeluarkan, maka otomatis seluruh pengurus PBB harus fatsun atas keputusan nanti.

“Setelah diumumkan nomor urut pasangan calon, maka nanti saya akan mengeluarkan intruksi, ajakan dan komando untuk mendukung dan memenangkan paslon di Pilwalkot, karena PBB juga memiliki konstituen,” ucapnya.

Kaban menuturkan, selama masa tahapan Pilkada, ada 1 nama calon yang menemui dirinya, adalah Zaenul Mutaqien juga Ketua DPC PPP Kota Bogor, yang mana sebelumnya digadang-gadang sebagai calon F1. Namun begitu, pada akhirnya rekomendasi menetapkanya harus F2, mendampingi Achmad Ruyat.

“Saya sudah ketemu dengan Zaenul Mutaqin, dan saya juga sangat dekat dengan abangnya RY waktu di Unas dulu. Memang saya pernah mendengar bahwa Zaenul itu akan maju F1 biar ada suasana baru, tapi akhirnya Zaenul mendampingi mantan Walikota Achmad Ru’yat,”pungkasnya.

 

Reporter/foto: Dani Ramdani

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: