Najamudin : Program Rerouting Harus di Kaji Secara Matang

Reporter/Foto : Herry Priyatna

 

B-CHANNEL– Program rerouting yang di launching Wali Kota Bogor, Bima Arya, ternyata menjadi buah bibir di kalangan pejabat legislatif, salah satunya Anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Najamudin. Menurut Politisi PKS itu, pada dasarnya setiap program untuk kebaikan rakyat, tentu dirinya setuju dan mendukung. Akan tetapi program tersebut harus di kaji secara matang. Pertama, pemerintah harus memperhatikan infrastruktur, jalur trayek dan jumlah kendaraan. Kemudian dampak kedepannya seperti apa.

“Jadi, kami harap apa yang sudah di lakukan pemerintah harus di kaji secara matang dan juga harus mendengar aspirasi rakyat. Jangan setengah-setengah. Sebab, jika setengah-setengah, kami khawatir menjadi konflik dan merugikan rakyat,” kata Naja saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (16/3/2017).

img_20170316_145938

Tadi saja, lanjut Naja, dirinya langsung menanyakan kepada pelaku usaha (sopir angkot, red) dan ternyata jawabannya para pelaku usaha tersebut tidak setuju dengan adanya penambahan trakyek. Alasannya, karena mereka khawatir dengan penambahan trayek akan berdampak kepada penghasilannya.

“Tadi saya mendengar dan wawancara langsung sopir angkot. Hasil dari wawancara tersebut, tenyata sopir angkot ini tidak setuju adanya tambahan trakyek, karena berdampak pada penghasilan mereka,” ujarnya.

Setelah mendengar langsung, kata Naja, tentu program ini perlu di kaji ulang dan harus betul-betul matang, karena tidak semua masyarakat setuju dan kita tunggu beberapa minggu kedepan, tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: