PKPI Dukung Paslon DID-STS

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Bogor resmi menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso (DID-STS). Pernyataan dukungan tersebut dilakukan langsung di kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan A Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (13/2/18).

Kedatangan PKPI ke kantor DPC PDIP langsung disambut hangat oleh paslon DID-STS. Pada kesempatan ini, Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI Kota Bogor, Dody L Hakim menuturkan, dukungannya ini memang sudah direncakan sejak awal, karena PKPI sendiri adalah salah satu partai pemenang Jokowi di Pilpres lalu.

“Yang pasti kita dari PDIP, PKB dan PKPI sudah bekerjasama sejak Pilpres yang lalu dan Ketum kita Pak Hendro sendiri salah satu pendukung kuat Pak Jokowi. Jadi tidak ada intervensi. Bahkan beliau mengatakan untuk dukungan silahkan ditentukan oleh masing-masing Ketua DPK yang ada di wilayah. Namun, sesuai dengan warna yang sama-sama merah kita harus berkoalisi. Kita dari PKPI Kota Bogor siap mendukung paslon DID-STS dan PDIP. Dengan menangnya Pak Dadang dan Mas Teguh, ini bisa memberikan kursi parlemen sebanyak 1.470 sipol yang saya berikan ke PKPI dan tersebar di enam kecamatan,” ucap Dody kepada bogorchannel.co.id

Disisi lain, calon Wali Kota yang juga Ketua DPC PDIP Kota Bogor, DID mengatakan, hal ini sangat menggembirakan dan menjadi suntikan energi baru untuk Pilkada Kota Bogor. Sesuai dengan Tagline Bogor BERSAMA, ini membuktikan bahwa untuk memajukan Kota Bogor tidak bisa sendiri melainkan harus bersama-sama.

“Kita ingin menunjukkan bahwa kita ingin merangkul semua stake holder Kota Bogor untuk membangun Kota Bogor secara bersama-sama. Dengan ini, kita semakin yakin untuk memenangkan Pilkada Kota Bogor,” kata Dadang.

Sementara, Sugeng Teguh Santoso yang mendampingi Dadang sebagai calon Wakil Wali Kota Bogor, memberikan statementnya terkait kampanye hitam atau black campaign. Dikatakannya, kampanye hitam bukan teladan yang diberikan oleh PDIP, PKB maupun PKPI. Teladan yang di berikan PKB maupun partai pengusung lainnya ialah yang mengusung nilai-nilai kebangsaan. Berangkat dari hal tersebut, pihaknya tidak menginginkan adanya perpecahan ditengah masyarakat.

“Perpecahan ditengah masyarakat bisa tercipta apabila memang dilakukan kampanye hitam kepada setiap paslon dan kami sangat menjauhkan itu, karena prinsip kami adalah merajut Bhineka Tunggal Ika dan merajut perbedaan di dalam persatuan. Jadi tidak ada yang namanya fitnah, tidak ada kabar bohong, tidak ada namanya tuduhan-tuduhan yang mendiskreditkan lawan,” tegasnya.

Sugeng juga menambahkan jangan menyebarkan berita pembodohan kepada masyarakat, karena semua perbedaan yang terjadi didalam sistem kerja harus berlandaskan fakta jangan dibungkus dengan dusta atau isu politik. “Jangan fakta tersebut terkesan dibungkus politik supaya terlihat jadi baik. Karena itu merupakan pembodohan masyarakat,” tandasnya.

 

Reporter: M. Taufik Hidayat
Foto: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: