Polisi dan Warga Razia Warung Miras “Siluman”

B-CHANNEL, CISARUA – Pasca penggerebekan miras pada sepekan tahun baru lalu, malam tadi sejumlah elemen masyarakat dari unsur alim ulama didampingi polisi kembali melakukan razia.

Razia dilakukakn lantaran banyak toko jamu yang siang tidak ada. Namun pada malam hari tiba bermunculan ditempat-tempat layaknya ‘Siluman’.

Kapolsek Cisarua, Kompol Sujito mengatakan sedikitnya dalam razia tersebut diterjunkan 86 unit patroli yang langsung dipimpin Pawas menyisir lokasi warung secara bersamaan.

“Dari hasil razia malam tadi, kami berhasil mengamankan barang bukti (BB) dan langsung dibawa ke Polsek. Untuk jumlahnya ada sekitar ratusan dan yang jelas bermerk,” ujar Kapolsek, Selasa (9/1/2018)

Ia menambahkan, perlu ada upaya lanjutan pasca razia ini dengan melibatkan tokoh alim ulama. Tentunya untuk memberikan pembinaan kepada masyrakat yang sering masuk ke tukang jamu. Untuk pedagangnya sendiri di kasih warning.

“Saya yakin mereka akan sadar dengan sendirinya dan berpikir dari pada digusur atau diacak-acak, mungkin akan beralih profesi dengan mencari rejeki yang halal, tidak berjualan seperti ini banyak mudaratnya,” tuturnya.

Sementara, Kepala Unit Reskrim Polsek Cisarua, Suseno berharap perlu ada upaya penertiban dan pengawasan dari Satpol PP Kabupaten Bogor. Mengingat, warung yang tiba-tiba mucul itu menduduki lahan pasca penggusuran.

“Nah, seperti yang dekat pom bensin itu, terus ada juga yang dipinggir kalau malam hari tiba mereka pun pasti ada. Jadi harus ada upaya tindakan agar bikin jera,” ungkapnya.

Sebelumnya, dari hasil razia tahun baru tercatat 11 minuman CJ dalam kemasan galon, 350 plastik minuman kemasan oplosan, dan 10 miras kemasan botol mineral. Petugas juga menyita 582 miras dari berbagai merek seperti Topi Miring, Mensen, Vodka, Intisari, dan Anggur Merah.

 

Reporter : Agus Sudrajat
Foto : Kiriman/istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: