Polres Bogor Ungkap Pelaku Tindak Penganiayaan dan Kekerasan

B-CHANNEL, CIBINONG – Polres Bogor menggelar press rilis atas penangkapan pelaku tindak pidana penganiayaan dan kekerasan yang menyebabkan salah seorang warga bernama Roni Mulia (21) meninggal dunia serta Reno mengalami luka berat.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menerangkan penangkapan tersangka tersebut berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B/146/XII/2017/JBR/RES BGR/SEK CJR, tanggal 04 Desember 2017. Sebanyak 5 orang tersangka pelaku pembunuhan dan penganiayaan yang berhasil diamankan, sementara 4 orang lainnya masih buron.

“Ke lima pelaku tersebut antara lain AK (23) Alias Tiger, YM (25) Alias Tompel, B Alias Abay (35), AY Alias Baso (19) dan seorang perempuan PR Alias Pia (24). Sementara, empat lainnya yang masih buron yakni Ade (30), Koim (28), Rizki Alias Magrib (23) serta Memed (26),” kata Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky, Senin (11/12/17).

Menurut Kapolres, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu tanggal 2 Desember 2017. Kemudian pada hari Minggunya tanggal 3 Desember 2017 sekira jam 19.00 WIB dilakukan pertemuan antara AK (23) alias Tiger, YM (25) Tompel, B (35), Koim (28) AY (19) Alias Abay, Ade (30), Rizky alias Magrib (23) yang bersama-sama melakukan perencanaan jahat kepada Roni.

Selanjutnya perencanaan tersebut akan dilaksanakan setelah mendapat kabar dari saudari PR (24) alias Pia. Kemudian tepat pada hari Senin tanggal 4 Desember 2017 jam 01.30 WIB terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban atas nama Roni meninggal dunia dan Reno mengalami luka berat akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh AK (23) alias Tiger, YM (25) Tompel, B (35), Koim (28) AY (19) Alias Abay, Ade (30), Rizky alias Magrib (23) yang bertempat di dekat gudang barang bekas limbah Kampung Cileungsir RT 4 RW 6 Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kapolres menjelaskan, motif dari penganianyaan dikarenakan sakit hati kepada Roni karena memiliki pacar lain. Selanjutnya, Pia akhirnya meminta bantuan kepada AK yang juga sakit hati kepada Roni karena pernah melakukan penyerangan kepada mertua AK.

“Akibat perbuatannya, ke lima tersangka dijerat Pasal 340 Jo 338 Jo 170 Jo 351 KUH Pidana dan atau UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang Perencanaan Pembunuhan atau pembunuhan atau perbuatan secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan atau penganiayaan.

 

Reporter : Agus Sudrajat
Foto : istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: