Rangkul Pelajar Jauhi Narkoba dan Radikalisme, WN 88 Beri Penyuluhan ke Sekolah-Sekolah

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Prihatin dengan maraknya penyalahgunaan narkoba dan tindakan radikalisme di kalangan remaja khususnya pelajar, komunitas Warung Nusantara (WN) 88 Sub Unit 02 Kota Bogor menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dan radikalisme kepada pelajar SMK Negeri 1 Kota Bogor di aula kelas SMKN 1 Jl. Heulang No.6, Tanah Sareal, Tanah Sereal, Kamis (14/9/17).

Dalam penyuluhan ini, Ketua harian WN 88 Finosya M Tahapary mengatakan, sosialisasi ini dilakukan agar para pelajar mengerti akan bahaya narkoba, mengenal jenis-jenis narkoba dan paham akan dampak dari narkoba tersebut. Sehingga ada langkah-langkah pencegahan.

“Disini, WN 88 bekerjasama dengan divisi humas mabes Polri dan BNN hadir ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan itu, dan ini akan rutin di gelar ke setiap sekolah yang ada di Kota Bogor sebulan sekali dan nantinya kita akan membentuk duta narkoba dari kalangan pelajar di setiap sekolah. Targetnya, pelajar jauh dari narkoba,” jelasnya.

Sementara, Ketua WN 88 Sub Unit 02 Kota Bogor, Divisi Humas Mabes Polri, Zulfikar Nasution menyampaikan, komunitas WN 88 ini mengacu pada program ketertiban dan keamanan (Kamtibmas). Sedangkan kegiatan ke sekolah-sekolah ini lebih mengedepankan pada sisi sosial terutama pada masalah narkoba, radikalisme dan bahaya laten. Karena permasalan tersebut sangat berdampak buruk pada negara.

“Ini bentuk kepedulian kita di WN 88 terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba dan radikalisme di kalangan pelajar. Kita bekerjasama dengan elemen masyarakat baik skala kecil maupun besar untuk bisa mengantisipasi hal negatif yang mempengaruhi generasi muda, karena pintu masuk radikalisme itu narkoba. Dan ini tidak hanya sebatas sosialisasi saja tapi nanti akan ada pembinaan-pembinaan, kunjungan ke tempat rehabilitasi supaya bisa mematahkan rasa penasaran mereka kepada narkoba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, WN 88 ingin generasi muda mengetahui segala bentuk bahaya ajaran radikalisme dan ancaman narkoba agar mereka bisa membentengi diri dari semua yang merusak akal pikiran itu.

“Narkoba dan kelompok radikalisme tak memandang latar belakang dan usia, siapa yang mereka anggap bisa dipengaruhi, itulah jadi targetnya tak terkecuali kalangan pelajar,” ucapnya.

Turut hadir pada penyuluhan ini yang juga menjadi narasumber dalam penyampaian materi, Ketua WN 88 Jawa Barat, Dikdik Muhamad Sidik, Wakasat Lantas Polresta Bogor Kota AKP Silfia Sukma Rosa, dan Yayasan Lentera Bali Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Kabupaten Bogor.

“Tugas pokok fungsi dari WN 88 adalah mengedukasi masyarakat khususnya pelajar agar dapat mencegah dan terbebas dari bahaya narkoba. Karena pelajar adalah penerus bangsa, dan WN 88 sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan pelajar dari bahaya narkoba,” pungkas Ketua WN 88 Jawa Barat, Dikdik Muhamad Sidik.

 

Reporter/Foto: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: