Ratusan Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan Kejari Kota Bogor

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Ratusan barang bukti narkotika, psikotropika dan barang bukti lain dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. Pemusnahan secara simbolis dilakukan oleh unsur Muspida Kota Bogor, yang diantaranya hadir Sekda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat, Kepala Kejari Teguh Darmawan, Ketua Pengadilan Kota Bogor, Tenri Muslinda, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Rubaeah, serta Kapolresta Bogor Kota yang diwakili Kasat Narkoba di halaman kantor Kejari Bogor Jalan Juanda, Bogor Tengah, Rabu (06/9/17).

Pemusnahan ini, merupakan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan sepanjang Nopember 2016 sampai Juli 2017 dan telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht, diantaranya narkotika jenis ganja 10.845 gram, sabu 522,6 gram dan ektasi 35 butir. Selain itu, psikotropika jenis Tramado 6.415 butir, Alprazolam 160 butir, Trihexyphemidyl 180 butir, Examer 8.443 butir dan Lexotan 4.565 butir.

Untuk obat-obatan terlarang sebagaimana tertuang dalam UU Kesehatan juga dimusnahkan, seperti Mersi Meropam 1 strip, Mersi Vakdimek 6 butir, Meroplam 15 butir, Ximel 35 butir, Asam mefenama 70 butir, Amplodipin 200 butir, Super Tetra 112 butir, Neuralgin 70 butir, Lopamit 60 butir, Metfomin 100 butir, Fg Trochesmeji 39 butir, Incidalod 48 butir, Amoxilin 60 butir, Dexteemplus 70 butir, Simvastatin 100 butir, Riklona 60 butir, Dumolid 18 butir dan Xanax 20 butir.

Sedangkan untuk barang bukti lainnya, meliputi handphone 62 buah, senjata tajam 11 buah, kunci leter T dan anak kunci 46 buah, timbangan digital 3 buah, alat hisap bong 14 buah dan lain sebagainya.

Kepala Kejari Kota Bogor, M Teguh Darmawan mengatakan, pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti yang mempunyai kekuatan hukum tetap ataupun Inkracht jadi tidak banding. Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan tiga cara. Untuk narkotika ada yang dibakar dan direbus. Sementara barang bukti seperti handphone dan sajam dimusnahan dengan cara dipotong dengan mesin gergaji agar tidak bisa dipergunakan lagi.

Sementara itu, Sekda Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat menyambut baik pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejari Kota Bogor. Menurut dia, ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mengatasi permasalahan narkoba.

“Pemusnahan ini adalah salah satu bentuk keseriusan kami dalam menangani permasalahan narkoba yang ada di Kota Bogor. Kita paham bahwa narkoba sudah menjadi penyakit yang sangat luar biasa karena dapat mengancam generasi muda,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala BNK Kota Bogor.

Kedepan, lanjut Ade, pihaknya akan mengusulkan pembentukan tentang Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bogor dan pastinya akan melibatkan kepolisian Polresta Bogor Kota. “Kita sudah siapkan persyaratan diatas 1000 metar. Kita juga sudah bentuk tim di beberapa daerah. Inshaallah dalam waktu dekat kita akan minta ke Polresta untuk meminta personil sebagai ketua BNNK Bogor, karena ini harus punya pengalaman dan pemahaman tentang narkotika,” pungkasnya.

 

Reporter/Foto: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: