Sejumlah Alat Peraga Kampanye Paslon di Wilayah Selatan Hilang

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Bogor Selatan, kembali mendapat laporan atas hilangnya Alat Peraga Kampanye (APK) paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yang terpasang di Jl. Drs. Raden Saleh Danasasmita, Cipaku, Rw.07 Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa,(06/03/2018).

Hilangnya APK tersebut pertama kali diketahui oleh Ketua RW.07 yang juga pengurus PPS Kelurahan Batutulis, Ade Suhendar. Ia menuturkan, hal itu diketahui dirinya saat melintasi titik lokasi dimana APK tersebut terpasang. Ia melihat dua APK atas nama pasangan calon nomor urut 3 dan 4 sudah tidak ada.

Mengetahui adanya dua APK yang hilang Ade segera melaporkan kepada Yatno Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kelurahan Batutulis. Namun, saat dihubungi melalui telepon selularnya tidak ada jawaban. Ade pun segera berinisiatif menghubungi Ketua Panwascam Bogor Selatan M. Habibi.

“Saya sudah mengikuti prosedur terkait laporan hilangnya dua APK tersebut kepada pengawas lapangan yang bertugas di wilayah Kelurahan Batutulis. Namun, saat saya hubungi melalui Whats App tidak ada jawaban akhirnya saya langsung menghubungi Ketua Panwascam Bogor Selatan dan alhamdulillah Panwascam langsung merespon dengan cepat dan langsung melakukan kroscek ke lokasi,” ujar Ade kepada bogorchannel.

Pada waktu yang sama Ketua Panwascam Bogor Selatan M. Habibi menjelaskan, terkait hilangnya APK Pasangan calon nomor urut 3 dan 4, pihaknya akan segera mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan segera melakukan langkah sesuai aturan yang sudah ditetapkan yang mana semua kronologis akan dituangkan dalam berita acara, lalu kita akan melakukan rapat pleno di kecamatan dengan memanggil saksi. Selanjutnya, kami proses sesuai hasil rapat pleno. Karena untuk memberikan sanksi itu, ada tahapan-tahapan yang harus ditempuh, salahsatunya harus ada terlapor, karena kalau kehilangan seperti ini, kita juga kesulitan mengetahui pelapor atau pelakunya. Tahapan diatas sebagai proses administrasi dan rekomendasi kepada PPK agar APK yang hilang tersebut secepatnya dipasang atau di ganti kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut Habibi mengatakan, terkait penggantian APK yang hilang tersebut sudah menjadi tanggung jawab Paslon sesuai dengan PKPU No.4 tahun 2017 yang menyatakan bahwa segala kerusakan dan kehilangan diganti oleh Pasangan Calon (Paslon).

“Untuk masalah kerusakan dan kehilangan itu merupakan ranah PPK sesuai PKPU No.4 Tahun 2017 bahwa kerusakan dan kehilangan diganti oleh Paslon. Kami tugasnya hanya mengawasi serta merekomendasikan saja dan mungkin hari ini juga, Selasa (6/3) kami akan langsung mengadakan rapat pleno. Karena hilangnya APK seperti ini, terjadi bukan hanya di wilayah kelurahan Batutulis saja namun di wilayah kelurahan Cipaku juga terjadi hal serupa. Dimana, APK milik Paslon nomor urut 1 dan 2 yang hilang. Untuk itu, kami menghimbau kepada penyelenggara dalam hal ini PPL dan PPS untuk cepat melaporkan agar prosesnya cepat ditangani dan bagi masyarakat yang melihat tidak usah takut untuk melaporkan apabila terjadi pengrusakan atau pencurian APK seperti ini,” tegasnya.

 

Reporter/Foto: Achmad Jumaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: