Tak Sesuai Kesepakatan, Warga Kampung Tengek Tolak Tanah Ruilslag

B-CHANNEL, CARINGIN – Warga kampung Tengek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menolak penukaran lahan atau ruilslag yang ditawarkan pihak Tol Bocimi. Pasalnya, lahan milik warga setempat dengan luas 1400 meter untuk mushola dan kebun yang ditukar dengan lahan seluas 5000 meter di wilayah kampung Bojong Menteng, dinilai warga lokasi pengganti lahan tersebut tidak strategis dan aksesnya pun sulit dilalui.

“Kami meminta lahan ruilslag untuk mushola dan kebun tidak jauh dari lokasi tanah yang mau dibongkar pihak Tol Bocimi sebagaimana yang telah disepakati bersama. Dan lahan penganti ini, jelas tidak sesuai dengan keinginan warga kampung Tengek, karena lokasinya tidak strategis, sulit dijangkau dan jauh dari pemukiman warga,” kata Hudi salah satu wakip tanah wakap, Rabu (14/3/2018).

Hudi mengatakan, pernyataan tidak cocoknya tanah pengganti seluas 5000 meter di kampung Bojong Menteng dijadikan ruilslag juga pernah disampaikan oleh tim gabungan yang salah satunya melibatkan pejabat Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor berinisial SHB saat melakukan pengecekan lokasi.

“Tapi, entah kenapa lokasi lahan yang awalnya dinyatakan tidak layak sekarang malah dinyatakan layak oleh seorang pejabat Kemenag yang merasa mengerti dan pintar itu. Bahkan, uang ganti ruginya pun sudah dibayarkan kepada pemilik tanahnya,” ujarnya.

Senada dikatakan Misri, warga Kampung Tengek, yang berharap lahan pengganti tanah mushola dan kebun milik warga tidak dipindahkan ke wilayah kampung Bojong Menteng.

“Kenapa harus kesana, disini juga masih ada lokasi lahannya dan kalau pun sekarang sudah ditetapkan yang di Bojong Menteng, saya anggap itu tidak relevan sebab pengadaannya dipaksakan oleh orang yang cuma ingin mencari keuntungan. Jadi bukan keinginan warga ataupun hasil musyawarah,” pungkasnya.

 

Reporter/Foto : Agus Sudrajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: