Tips Memilih Hewan Yang Sehat Untuk Qurban

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Banyaknya penjual hewan qurban, terkadang membuat sebagai orang awam bingung memilih hewan qurban yang sehat. Karena itu, ada beberapa hal yang masyarakat harus ketahui agar momen berqurban tersebut sah dan dapat dilakukan dengan hewan yang sehat.

Disampaikan oleh Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Bogor, Drh. Patriantariksina R mengatakan, hal pertama dalam memilih hewan qurban ialah cek usia hewannya. Untuk hewan qurban yang baik dan sehat itu syarat usianya, jika kambing atau domba minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal dua tahun.

“Pastikan hewan qurban tersebut merupakan hewan sempurna tak mengalami cacat, contohnya, hewan tersebut tidak buta sebelah dan jelas sekali kebutaanya, sakit, pincang, dan sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang. Jika mengalami hal itu, maka hewan tersebut memiliki status sebagai daging biasa bukan menjadi qurban,” ucap Patriantariksina yang akrab disapa Ina kepada bogorchannel.co.id di sela-sela pemeriksaan hewan qurban di Jalan Pandawa Raya, No. 1B, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (24/08/17).

Kesehatan dari hewan qurban juga perlu diperhatikan, sambung Ina, pastikan calon hewan qurban memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar, dan bulunya tidak kusam, terutama yang lebih penting harus ditanyakan bahkan di minta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut.

“Saat akan membeli, perhatikan pula hewan qurban melalui mata, hidung, dan anus. Cari hewan yang bersih pada bagian mata, kelopak mata yang berwarna pucat atau kuning, karena hewan yang sehat memiliki kelopak mata bagian dalam dengan warna pink. Kemudian Hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan yang pada umumnya berwarna merah terang, proporsi tubuh yang standar, untuk sapi dan kerbau tulang punggung harus relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal, dan terakhir adalah anus, jika pada bagian anus kotor maka hewan tersebut sedang mengalami diare. Selain itu, perlu di ingat juga, janganlah membeli hewan qurban yang memiliki korengan, karena hewan tersebut mengidap penyakit kulit sceabie yang disebabkan oleh tungau, dan kutu kecil,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ina menambahkan, pilihlah hewan qurban dilingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress yang akan dialami oleh hewan, sehingga akan berimbas pada kesehatan tubuhnya.

“Memilih tempat dimana akan membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah pentingnya. Jangan membeli hewan kurban yang diternak di tempat pembuangan sampah, karena berpotensi mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yang nanti akan mengkonsumsinya,” tandasnya.

 

Reporter/Foto: M. Taufik Hidayat
Editor: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: