Trotoir Jadi Taman, SPBU Bondongan Disorot LPM

Reporter/Foto : Dani Ramdani

 
B-CHANNEL– Keberadaan sebuah SPBU di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, telah menyerobot marka jalan trotoir untuk pejalan kaki. Parahnya, trotoir itu malah dialih fungsikan menjadi taman kecil oleh pihak SPBU.

Ketua LPM Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sony Dirgantara menyoroti betul adanya penyerobotan jalan tersebut.  Ia meminta Pemkot Bogor segera melakukan tindakan tegas terhadap pemilik SPBU.

“Ini sebuah pelanggaran, karena sejatinya trotoar itu diperuntukan bagi haknya para pejalan kaki, bulan malah dijadikan taman seperti itu. Kita minta dinas terkait segera turun tangan menyikapi dan menindak tegas hal itu,”tegas Sony.

Sony menjelaskan, ketika trotoar dialih fungsikan menjadi sebuah taman, maka keselamatan para pejalan kaki sangat dikhawatirkan. Warga pejalan kaki yang biasanya menggunakan trotoar, otomatis akan berjalan menggunakan badan jalan, disitulah dikhawatirkan menyangkut keselamatannya, karena bisa saja terjadi kecelakaan atau tabrakan.

“Trotoar tetap harus berfungsi sebagai sarana bagi pejalan kaki, jadi kalau beralih fungsi maka akan mengancam keselamatan warga yang melintas di lokasi itu,” katanya.

Sony, juga menyebut terkait hal ini, aparat di wilayah terkesan tutup mulut, dan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran itu.

“Trotoar yang dibangun menjadi taman itu sudah terjadi lama, namun belum pernah di tindak tegas oleh aparat diwilayah.

“Kita juga bingung kenapa tidak ditindak tegas oleh aparat di wilayah, untuk itu pihak Pemkot Bogor harua segera turun tangan agar pelanggaran yang dilakukan mendapat sanksi yang tegas,”imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Laniasari menegaskan, trotoar tidak boleh dirubah fungsinya untuk kegiatan apapun, apalagi dirubah menjadi sebuah taman. Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pom bensin itupun harus segera ditindak tegas.

“Tindak tegas siapapun yang melanggar aturan, apabila memang ada alih fungsi dari trotoar menjadi taman, maka dinas terkait harus segera menindaknya. Kami minta masalah ini segera ditangani. Karena ini menyangkut keselamatan para pejalan kaki,” pungkas Lania.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: