Warga Situ Bereum Tagih Janji Walikota Soal Jembatan Bambu

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Warga Kampung Situ Bereum, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor menagih janji Walikota Bogor Bima Arya terkait realisasi pembangunan jembatan bambu di wilayah RT01/01.

Dimana pasal, Walikota Bima Arya pernah mengucap akan segera dilakukan perbaikan jembatan terbuat dari bambu tersebut, setelah Walikota beberapa waktu lalu pernah melakukan peninjauan ke lokasi jembatan yang menjadi akses satu-satunya jalan warga tersebut.

Hapid warga setempat menuturkan, sekitar delapan bulan yang lalu, Wali Kota Bima Arya pernah melakukan penindakan langsung ke lokasi jembatan bambu ini, pada saat agenda sapa warga di Kelurahan Bojongkerta khususnya di Kampung Situ Cibereum.

Pada kesempatan itu, pihaknya sempat berbincang sebentar dan membahas perihal kondisi jembatan yang kondisinya kian memprihatinkan dan saat itu, beliau merespon, mengatakan akan secepatnya dilakukan diperbaiki jembatan.

“Namun, sudah beberapa bulan ini, apa yang pernah diucapkan Pak Wali belum ada realisasi “ungkap Hapid yang juga pengurus Ponpes Sirojul Al Ulum.

Sementara Ketua Rukun Warga (RW) setemoat Hasan Basri mengaku sudah melakukan pengajuan terkait kondisi jembatan yang sudah rusak tersebut, bahkan pengajuan sudah dilakukan berkali-kali kepada pihak Kecamatan.

“Saya dan pihak Kelurahan, sudah mengajukannya dari setahun yang lalu ke Kecamatan. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan, sedangkan warga saya sangat mengharapkan jembatan itu segera diperbaiki,” kata Hasan.

Di konfirmasi Kasie Ekbang Kelurahan Bojongkerta, Mulkan, bahwa pihaknya masih menunggu terkait perbaikan jembatan tersebut. Dia menyarankan untuk dikonfirmasi ke dinas terkait, dalam hal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), untuk bisa mengetahui sejauh mana proses pengajuan ya.

Perlu diketahui, jembatan sebagai akses warga kondisinya semakin memprihatinkan, terlebih membahayakan bagi warga saat melintas. Apalagi memasuki musim penghujan. Jembatan penghubung di tiga RT tersebut menurut warga pernah beberapa kali roboh akibat longsor tanah dikala hujan deras.

 

Reporter/Foto: M. Taufik Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: