Contoh-Contoh Figure of Speech Onomatope

Table of Contents

Contoh Gambar Pidato Onomatopoeia dan artinya

figure-of-speech

Onomatopoeia adalah kata yang secara fonetik meniru, menyerupai, atau menunjukkan sumber suara yang dijelaskannya. Onomatopoeia (sebagai kata benda yang tak terhitung jumlahnya) mengacu pada siapa yang memiliki kata tersebut. Kejadian umum onomatopoeias termasuk suara binatang seperti “oink”, “ngeong” (atau “meong”), “raung” atau “kicauan”.

5 Contoh Onomatopoeia

Konsep kata onomatopoeia bisa jadi sulit dipahami tanpa contoh. Contoh-contoh tersebut memberi Anda kesempatan untuk lebih memahami konsep onomatopoeia dan melihat kata-kata yang sebenarnya.

Di bawah ini adalah daftar lima kategori kata-kata onomatopoeik dengan beberapa contoh. Daftar ini menyertakan kata-kata dengan kombinasi huruf yang biasa digunakan untuk mewakili suara tertentu. Ini bukanlah daftar lengkap kata-kata onomatopoeia, tetapi ini adalah tempat yang baik untuk mulai memahami konsep onomatopoeia.

Kombinasi Onomatopoeik Umum

Seringkali, Anda dapat mengetahui apa kata onomatopoeic didasarkan pada kombinasi huruf yang dikandung kata tersebut. Kombinasi ini biasanya ditempatkan di awal kalimat, tetapi ada juga yang ditempatkan di akhir kalimat.

Contoh-contoh berikut telah dikelompokkan menurut cara penggunaannya.

1 Kata Terkait Air – Kata-kata ini sering diawali dengan sp- atau DR. Kata-kata yang menunjukkan sedikit cairan sering kali diakhiri dengan -LE (percikan / gerimis).

  • bloop
  • guyuran
  • semprot
  • percikan
  • muncrat
  • menitik
  • gerimis

Puisi onomatopoeia oleh Lee Emmett dari Australia juga menggambarkan banyak onomatopoeia yang terkait dengan air:

  • “Air terjun ke kolam
  • percikan-percikan menuruni bukit
  • burung murai berkicau di pohon
  • gemetar, sensasi melodius
  • wusss, angin sepoi-sepoi
  • bendera berkibar dan mengepak
  • katak serak, siulan burung
  • mengoceh gelembung dari keran ”

2 Kata yang Berhubungan dengan Bunyi – Bunyi yang berasal dari bagian belakang tenggorokan cenderung diawali dengan bunyi GR- sedangkan bunyi yang keluar dari mulut melalui bibir, lidah dan gigi diawali dengan mu-.

  • cekikikan
  • menggeram
  • mendengus
  • mendeguk
  • bergumam
  • berbisik
  • menangis
  • bersendawa
  • obrolan
  • berkata tanpa berpikir

3 Kata Terkait Tabrakan – Tabrakan dapat terjadi antara dua objek atau lebih. Bunyi yang dimulai dengan Cl- biasanya menunjukkan tabrakan antara benda logam atau kaca, dan kata yang diakhiri dengan -ng merupakan bunyi resonan. Kata-kata yang dimulai dengan th- biasanya menggambarkan suara yang tumpul seperti suara yang lembut tapi berat seperti membentur kayu atau tanah.

  • bam
  • bang
  • dentang
  • mendering
  • tepuk
  • gemerincing
  • klik
  • denting
  • ding
  • gemerincing
  • pekik
  • menampar
  • gedebuk
  • berdebar

4 Kata Terkait Air – Karena udara tidak benar-benar mengeluarkan suara kecuali hembusan, kata-kata ini menggambarkan suara udara yang bertiup melalui benda atau benda yang mengalir di udara. ‘Bisikan’ ada di daftar ini dan bukan daftar suara karena kami tidak menggunakan suara kami untuk berbisik. Kami hanya menggunakan udara dari paru-paru kami dan posisi gigi, bibir dan lidah kami untuk membentuk kata-kata ini.

  • berdebar
  • fisst
  • fwoosh
  • terkesiap
  • desir
  • swoosh
  • bau
  • suara mendesing
  • jagoan
  • cambuk
  • bisikan

5 Suara Hewan – Jika Anda telah menghabiskan banyak waktu dengan orang-orang dari negara lain, Anda tahu bahwa hewan juga berbicara dalam bahasa yang berbeda. Bergantung pada asal suara ayam, misalnya, suara ayam mungkin cluck-, bok-bok, tok-tok, kot-kot atau cotcotcodet. Namun, di Amerika Serikat, hewan berbahasa Inggris:

  • arf
  • baa
  • kulit
  • meringkik
  • berdengung
  • ciak
  • kicauan
  • gelak
  • keok
  • cock-a-doodle-doo
  • gila
  • mendesis
  • meong
  • melenguh
  • meringkik
  • oink
  • dengung
  • dukun
  • ribbit
  • tweet
  • berkicau

Contoh Lain – Onomatopoeia juga dapat ditemukan dalam literatur, lagu, dan iklan juga. Pertimbangkan contoh onomatopoeia berikut:

6 “Tenggorokan, bunyi, bunyi. Puff, puff, puff. Ding-dong, ding-dong. Kereta kecil itu bergemuruh di atas rel. ”(“ Watty Piper ”[Arnold Munk], Mesin Kecil yang Bisa)

  • “Plop, plop, fizz, fizz, oh betapa melegakannya.” (slogan Alka Seltzer, AS)
  • “Saya melihat onomatopoeia setiap saat
  • Indra saya memberitahu saya hubba
  • Dan saya tidak bisa tidak setuju.
  • Saya mendapatkan perasaan di hati saya yang tidak bisa saya gambarkan. . .
  • Ini seperti mendera, menderu, mengi, merengek
  • Sputter, splat, squirt, scrape

Denting, dentingan, dentingan, dentingan

  • Crash, bang, bip, buzz
  • Ring, rip, roar, retch
  • Dentingan, nyaring, denting, gedebuk
  • Pop, plop, plunk, pow

Mendengus, menyelinap, mengendus, memukul

  • Pekik, percikan, squish, cicit
  • Jingle, rattle, squeal, boing
  • Honk, hoot, hack, sendawa. “
  • (Todd Rundgren, “Onomatopoeia”)

Sumber :