3 Indikasi Power Steering Mengalami Gangguan

Harus tahu! 3 tanda power steering bermasalah

3 Indikasi Power Steering Mengalami Gangguan

Tanda-Tanda Power Steering Rusak – Kehadiran fitur power steering kini sepertinya sudah menjadi fitur wajib di setiap mobil. Tanpa fungsi ini, mengemudi akan membuat Anda sangat lelah karena beratnya setir, terutama pada kecepatan rendah, mis. B. saat berbelok atau parkir.

Secara umum fitur power steering terbagi menjadi dua bagian, yaitu sistem hidrolik dan sistem kelistrikan. Ketika power steering hidrolik menggunakan tekanan hidrolik yang dihasilkan oleh pompa, pompa itu sendiri digerakkan oleh poros engkol melalui sabuk penggerak. Sistem kerja dari hydraulic power steering adalah oli ditarik dari reservoir ke pompa pada saat mesin hidup. Selanjutnya, oli ditekan melalui komponen sakelar dan katup kontrol. Letak kedua komponen ini berada di dalam pompa. Tekanan oli ini dapat membuat putaran roda kemudi lebih mudah pada mobil dengan kemudi hidrolik, sehingga memudahkan pengemudi dalam mengemudikan mobil.

Kemudian power steering dengan sistem elektrik atau yang biasa dikenal dengan EPS (Electric Power Steering) merupakan teknologi terbaru dan dapat bekerja secara otomatis ketika kontak mobil dalam keadaan hidup atau dalam posisi on. Dimana daya listrik yang dihasilkan dikirim ke motor listrik. Sistem kerja EPS cukup mudah dipahami karena pada saat mesin mobil dihidupkan noise canceller mengirimkan perintah ke control module untuk memungkinkan salah satu komponen tersebut menggerakkan motor listrik sehingga kopling yang menghubungkan motor dengan roda kemudi. dari Mobil. Bagian mana dari sensor pada rak kemudi yang mengirimkan informasi ke modul kontrol saat roda kemudi mulai berputar. Dengan hadirnya fungsi power steering, agar fungsi ini bekerja terus menerus, power steering memerlukan perawatan dan perhatian khusus dari pemilik mobil. Kerusakan tidak dapat dikesampingkan jika terjadi ketidakpatuhan.
Viral: 5 Mobil Chevrolet Impala Favorit di Indonesia

isi

Berikut ini adalah tanda-tanda power steering rusak:
1. Cairan power steering bocor
2. Kemudi terasa berat
3. Kondisi lingkar kemudi tidak lurus kembali

Berikut ini adalah tanda-tanda power steering rusak:
1. Cairan power steering bocor

Indikasi pertama kerusakan power steering adalah bocornya cairan power steering. Ini berlaku untuk sistem power steering hidraulik, di mana sistem ini bekerja dengan cairan dan dapat bocor. Jika mobil Anda mengalami masalah ini, yang terbaik adalah segera memperbaikinya untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
2. Kemudi terasa berat

Salah satu indikasi power steering rusak yang kemudian kondisi lingkar kemudi yang terasa berat. Power steering yang mengalami gangguan biasanya berdampak pada penggunaan setir yang terasa berat. Hal ini terjadi karena performa power steering yang belum optimal, sehingga diperlukan perbaikan lebih lanjut agar fungsi power steering kembali normal.
Viral: 9 Merk Pelindung Cat Mobil Terbaik 2021
3. Kondisi lingkar kemudi tidak lurus kembali

Tanda terakhir power steering gagal adalah kondisi setir yang tidak lurus atau lambat untuk lurus. Dengan sistem power steering normal, setiap kali Anda memutar kendaraan, roda kemudi umumnya kembali ke orientasi lurus ke depan setelah berbelok. Jika setelah memutar kendaraan, roda kemudi tidak kembali lurus atau perlahan ke posisi semula, ini mungkin menunjukkan bahwa power steering mobil Anda mengalami masalah.

Karena fungsinya sangat penting untuk kenyamanan dan keamanan Anda saat berkendara. Jika Anda memiliki tanda-tanda di atas bahwa power steering rusak pada mobil Anda, ada baiknya segera bawa ke bengkel resmi terdekat untuk diperbaiki lebih lanjut. Hal ini sangat penting untuk segera diatasi agar performa mobil Anda kembali prima saat digunakan.

Sumber :