Tauhid adalah: Pengertian, Penggunaan, Ruang Lingkup, Jenis, Contoh

Definisi tauhid
Buka baca cepat

Tauhid adalah konsep dalam Aqida Islam yang mengatakan keesaan Allah. Dan itu adalah salah satu ajaran yang dibawa Nabi Allah untuk membuat mereka percaya pada satu-satunya Tuhan. Mempraktekkan Tauhid dan menjauh dari Syirik adalah konsekuensi dari putusan Syahadat yang dijatuhkan oleh seorang Muslim. Bentuk keyakinan ini dapat dirumuskan dalam kalimat Syahadat. اَشْهَدُ اَنْ لَاإِلَهَ اِلَااللِّه وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّه (Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah).
Manfaat Mempelajari Ilmu Tauhid

Tauhid-adalah-Pengertian-Penggunaan-Ruang-Lingkup-Jenis-Contoh

Beberapa manfaat mempelajari Ilmu Tauhid adalah:

Mendorong seseorang untuk memenuhi tujuan hidup yang sebenarnya, yaitu beribadah kepada Allah SWT.
Dapatkan Jaminan Surga karena Anda percaya kepada Allah dan mengikuti perintah serta menjauhi larangan.
Berusaha selalu melakukan perbuatan yang benar.
Jauhi dosa besar karena Anda memahami ajaran agama dan takut melakukan perbuatan dosa.
Dapatkan syafaat Nabi Muhammad.
Hindari pengaruh pemahaman yang menyesatkan karena Anda hanya percaya pada ajaran Allah SWT.
Dapat mencapai keamanan kebahagiaan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Tauhid adalah satu-satunya alasan untuk mendapatkan keridhaan Allah Ta’ala, cinta dan pahala-Nya.
Ketika Anda mengeluarkan jiwa manusia dari kegelapan, kekacauan, dan turbulensi, hidup menjadi sesat.
Tauhid yang baik dan benar bisa menghilangkan rasa malu (menyekutukan Allah SWT).

Baca lebih lanjut: Memahami Kartel

Ruang lingkup Tauhid

Di bawah ini adalah beberapa bidang tauhid, termasuk:

Ma’rifat Al-mabda ‘yaikni dengan sepenuh hati meyakini adanya Tuhan Yang Maha Pencipta alam dan Pemelihara alam semesta yaitu Allah SWT.
Ma’rifat Al-watsiqah, yaitu beriman dengan sepenuh hati dan menaati utusan Allah yang turun tangan atas nama Allah SWT. dalam menyajikan ajaran dan bukunya.
Ma’rifat Al-ma’ad yang sepenuh hati meyakini adanya kehidupan kekal setelah kematian, yaitu akhirat dan hal-hal yang ada di dalamnya.

Jenis Tauhid

Di bawah ini adalah beberapa jenis tauhid diantaranya:
1. Tauhid Rububiyah.

Tauhid rububiyah adalah jenis tauhid yang menegaskan Allah dalam segala tindakannya dengan meyakini bahwa dialah yang menciptakan semua makhluknya. Dan alam semesta ini diatur oleh Mudabbir (manajer), pengendali tunggal, yang bertindak sebagai mitra tidak seorang pun atau apapun dalam manajemennya. Allah menciptakan semua makhluknya atas dasar pengakuan hakikat Rububiyahnya. Bahkan musisi yang bergabung dengan Allah dalam ibadah mereka juga mengakui keesaan Rububiyah-Nya. Jadi jenis tauhid ini dikenal oleh semua orang. Bahkan hati manusia telah difitnah untuk mengakui-Nya lebih dari sifat untuk mengakui orang lain. Orang yang paling terkenal karena ketidaksetujuannya adalah Fir’aun. Namun, di dalam hatinya dia masih percaya padanya. Alam semesta dan sifatnya tunduk dan taat kepada Allah. Sungguh, alam semesta ini (langit, bumi, planet, bintang, hewan, pohon, tanah, lautan, malaikat, dan manusia) sepenuhnya tunduk dan patuh pada kekuasaan Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang dapat menyangkal Dia. Mereka semua memenuhi tugas dan perannya masing-masing dan berjalan sesuai aturan yang sangat sempurna. Penciptanya sama sekali tidak memiliki kekurangan, kelemahan dan kekurangan. Tak satu pun dari makhluk ini yang keluar dari kehendak, takdir dan qadha-Nya. Tidak ada kekuatan atau usaha kecuali dengan izin Allah. Dia adalah pencipta dan penguasa alam, segala sesuatu adalah miliknya. Semua adalah ciptaan-Nya, diatur, diciptakan, diberi sifat, kebutuhan dan dikendalikan oleh-Nya.
Baca lebih lanjut: Minyak bumi

2. Tauhid Uluhiyah.

Tauhid Uluhiyah adalah sejenis tauhid religius. Tauhid Uluhiyah menegaskan Allah dengan perbuatan hamba berdasarkan niat taqarrub yang diturunkan, seperti shalat, nadzar, pengorbanan, raja (harapan), ketakutan, tawakal, raghbah (bahagia), rahbah (takut) dan inabah (kembali) atau taubat. ). Dan jenis tauhid ini adalah inti dari khotbah para rasul. Disebut demikian karena Tauhid Uluhiyah adalah atribut Allah yang ditunjukkan dengan Nama-Nya “Allah” yang berarti Dzul Uluhiyah (yang memiliki uluhiyah) dan juga karena Tauhid Uluhiyah adalah fondasi dan prinsip di mana semua perbuatan dibangun. Dikenal juga sebagai ibadah Tauhid karena Ubudiyah adalah sifat ‘abd (makhluk) yang karena ketergantungannya kepada-Nya, wajib beribadah dengan tulus kepada Allah.
3. Sifat asma ‘wa tauhid

Asma tawhid ‘wa shifat adalah jenis tauhid yang mensyaratkan penyatuan alam dan nama Allah.

LIHAT JUGA :

https://rollingstone.co.id/
https://www.gurupendidikan.co.id/
https://www.dosenpendidikan.co.id/
https://www.kuliahbahasainggris.com/
https://www.sekolahbahasainggris.co.id/
https://www.ilmubahasainggris.com/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://teknosentrik.com/
https://www.mobifrance.com/